jam

IDA

IDA

Kamis, 29 Oktober 2015

                                                Kearsipan


A.    Pengertian Dokumentasi


1.     Menurut Kamus Bahasa Inggris
Dokumentasi berasal dari bahasa Inggris yaitu “documentation”. Menurut bahasa Latin “documentum” yang artinya pencarian, penyelidikan, pengumpulan, penyusunan, pemakaian dan penyediaan dokumen untuk mengadakan/mendapatkan keterangan-keterangan dan penerapan-penerapan dan bukti.
2.     Menurut Ensiklopedia Indonesia
Dokumentasi adalah perincian, pengumpulan, serta peraturannya.
3.     Menurut Kepustakaan
Dokumentasi adalah penerapan ilmu pengetahuan seperti pengadaan dokumen, pengolahan, penyebaran serta perluasan jasa perpustakaan.
4.     Menurut Hasil Seminar
Dokumentasi adalah suatu aktivitas bagi suatu badan yang melayani badan tadi  degan menyajikan hasil pengolahan bahan-bahan dokumen yang bermanfaat bagi badan yang mengadakan dokumen.
5.   Menurut FID ( Federation International Documentation )
      Dokumentasi adalah pekerjaan mengumpulkan, menyusun dan menyebarluaskan dokumen dari segala macam jenis lapangan aktivitas manusia.
6.  Menurut NIDER ( Nedelance Institut Voor Documentatie Regristratur )
            Dokumentasi adalah tugas memberi keterangan-keterangan yang didasarkan pada bahan-bahan yang ada di perpustakaan dan pemberitahuan tentang literatur. Lanjutkan Membaca


Latihan
1.     Jelaskan pengertian :
a.      Dokumen korporil
b.     Dokumen literer
c.      Dokumen intelektual
d.     Dokumen tekstual
2.     Buatlah dokumen pribadi yang berguna bagi kepentingan masa depan Anda ! Bagaimana langkah-langkahnya ? Coba jelaskan !
3.     Anda sebutkan pembagian dokumen menurut :
a.      Jenisnya
b.     Sifatnya
c.      Litelatur
d.     Kepentingannya
4.     Apa manfaat bagi Anda mengetahui penggolongan dokumen ? Jelaskan !
5.     Berikan contoh konkret dari manfaat dokumen dalam kehidupan Anda sehari-hari !

JAWABAN :
1.     a. Dokumen korporil adalah dokumen yang mencakup materi tercetak, tidak tercetak, prasati, manuskrip, dan benda seni yang disimpan di museum dan perpustakaan.
b. Dokumen literer adalah setiap bahan tercetak dan noncetak yang mengandung informasi atau ketrangan tertentu yang berguna.
c. Dokumen intelektual adalah dokumen yang mengacu kepada tujuan, isi subjek, sumber, metode penyebaran, cara memperoleh, keaslian dokumen dan sebagainya.
d. Dokumen tekstual adalah dokumen yang menyajikan informasi dalam bentuk tertulis. Misalnya peta, grafik, gambar, rekaman, monumen dan sejenisnya.
      3.   a. Pembagian dokumen menurut jenisnya, yaitu :
1)     Dokumen fisik
2)      Dokumen intelektual
b. Pembagian dokumen menurut sifatnya, yaitu :
1)     Dokumen tekstual
2)     Dokumen nontekstual
c. Pembagian dokumen menurut literatur, yaitu :
1)     Dokumen korporil
2)     Dokumen literer
d. Pembagian dokumen menurut kepentingannya, yaitu :
1)     Dokumen pribadi
2)     Dokumen ekonomi
3)     Dokumen sejarah
4)     Dokumen kedokteran
5)     Dokumen pemerintahan

4. Manfaat bagi saya adalah saya menjadi tahu macam-macam dokumen menurut pembagian tersebut dan menjadikan saya lebih mudah dalam menyortir jenis-jenis dokumen berdasarkan golongannya.

5. Saya dapat mengelompokkan dokumen-dokumen pribadi saya sesuai dengan penggolongan-penggolongannya.

RECORD
record adalah setiap lembaran yang berisi keteranagn-keterangan/ data.
Data adalah fakta/angka-angka yang dapat memberikan suatu keterangn/ informasi yang dapat memberikan suatu kesimpulan terhadap suatu masalah/ sesuatu hal.

MACAM-MACAM RECORD

·       Menurut isi

1. Financial Record
2. Inventory Record
3. Personal Record
4. Sales Record
5. Production Record

·       Menurut Wujudnya

1. Surat
2. Naskah Perjanjian
3. Akta Pendirian Perusahaan
4. Notuen Rapat
5. Laporan-laporan
6. Kuitansi
7. Bon Penjualan
8. Naskah Berita Acara
9. Pita Rekaman
10. Gambar-gambar / foto
11. Tabel-tabel

·       Menurut Kegunaannya

1. Record yang  mempunyai kegunaan informatif
2. Record yang mempunyai kegunaan yuridis ( hukum )
3. Record yang mempunyai kegunaan Ilmiah
4. Record yang mempunyai kegunaan historis

·       Menurut Sifat / Kepentingannya

1. Record Nonesensial
2. Record yang diperlukan
3. Record yang penting
4. Record Vital


MACAM-MACAM ARSIP

1. Menurut tingkat penyimpanan dan pemeliharaannya
a.        Arsip Nasional di Ibukota RI sebagai inti organisasi dari lembaga Kearsipan Nasional selanjutnya disebut Arsip Nasional Pusat

b.       Arsip Nasional di tiap-tiap Ibukota Daerah tingkat 1 termasuk daerah-daerah yang setingkat dengan daerah tingkat 1 ( DIY, DKI Jakarta ) yang selanjutnya disebut Arsip Nasional Daerah.
2. Arsip Primer dan Sekunder
3. Arsip Sentral dan Arsip Unit
4. Makro dan Mikro arsip
5. Arsip statis dan Arsip dinamis
6. Arsip Abadi dan Arsip Tidak Abadi

Kedudukan Kearsipan Dalam Suatu Organisasi/ Instansi
A. Organisasi kearsipan
          Di negara Republik Indonesia organisasi kearsipan ditetapkan dalam pasal 8 UU    No. 7 Tahun 1971 tentang ketentuan-ketentuan pokok kearsipan tersiri dari :
1. Unit- unit kearsipan pada lembaga-lembaga negara dan badan-badan pemerintah    pusat dan daerah.
2.  menurut tingkat penyimpanan dan pemeliharaannya

   a. Arsip Nasional di Ibukota RI sebagai inti organisasi dari lembaga kearsipan nasonal selanjutnya disebut Arsip Nasional Pusat.

   b. Arsip Nasional ditiap-tiap ibu kota daerah tingkat 1 termasuk daerah-daerah yang setingkat dengan daerah tingkat 1 (DIY, DKI Jakarta) yang selanjutnya disebut arsip Nasional Daerah.
B. Tugas-tugas Kearsipan
     Yang dilakukan oleh petugas kearsipan :
1. Menyimpan berkas surat dinas
2. Pemeliharaan dan pengendalian berkas surat dinas
3. Penyusunan kembali berkas surat dinas yang disimpan.
C. Persyaratan Umum Petugas Kearsipan
    Untuk menjadi petugas arsip yang baik diperlukan syarat-syarat sebagai berikut :
1. Ketelitian
2. Kecerdasan dan Pengetahuan umum
3. Keterampilan
4. Kerapian

    Littlefield dan Peterson dalam bukunya Modern Office Management menyebutkan 6 syarat yang perlu bagi seorang pegawai arsip yaitu :

1. Berpendidikan sekolah menengah dan memiliki kecerdesan rata-rata yang normal
2. Memahami susunan abjad dengan baik dan memiliki penglihatan yang tajam.
3. Memiliki sifat kecermatan
4. Memiliki suatu pikiran yang tertarik pada perincian-perincian yang kecil-kecil
5. Memiliki sifat kerapian dalam bekerja
6. memiliki sifat pertimbangan yang baik

D. Asas-asas Kearsipan
     Asas-asas kearsipan yang biasa dipakai yaitu :
ASAS SENTRALISASI
Asas Sentralisasi adalah pengurusan surat/ arsip dilakukan oleh satu bagian kantor/ unit tersendiri yang dikenal dengan unit arsip dan ekspedisi.
         Kebaikan :
1. Asas Sentralisasi
   Kebaikan-kebaikan Asas Sentral
2. Mudah menyeragamkan cara kerja
   Pengawasan yang efektif dapat ditingkatkan
3. Penghematan biaya dan peggunaan perabot serta alat-alat kantor dapat kebih hemat
4. Penggunaan tenaga kerja lebih fleksibel
5. Mudah mengatur dan meratakan beban kerja kegiatan kantor.    
         Kekurangan :
1. Mengalami hambatan dan kelambatan dalam penanganan
2. Kebutuhan khas masing-masing unit belum dapat dipenuhi oleh unit yang merupakan pusat perkantoran
3. Kurang dapat dirasakan kemanfaatannya bagi perusahaan

ASAS DESENTRLISASI

Asas Desentralisasi adalah segala kegiatan dilakukan oleh setiap unit dalam suatu organisasi sehingga masing-masing unit dapat mengurus sendiri pekerjaan yang dibutuhkan oleh lingkungannya.

Kebaikan :

1. Pekerjaan akan lebih lancar
2. Memudahkan dalam penanganan

Kelemahan :

1. Memboroskan biaya kantor
2. Banyak membutuhkan peralatan dan tenaga kerja
3. Sulit mengadakan pengawasan

ASAS GABUNGAN
Asas Gabungan adalah gabungan dari asas sentralisasi dan desentralisasi. asas ini digunakan pada organisasi kantor yang telah berkembang.











MANAJEMEN ADNINISTRASI PERKANTORAN

Manajemen administrasi perkantoran merupakan bagian dari manajemen yang memberikan informasi layanan bidang administrasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan memberi dampak kelancaran pada bidang lainnya.



Pengertian menurut para ahli:



  • Edwin Robinson dan William Leffingwell 

"Manajemen Perkantoran dapat didefinisikan sebagai perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakkan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan lebih dahulu."

  • George R. Terry  

"Manajemen perkantoran adalah perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakan mereka yang melaksanakan agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan."

  • Millis Geoffrey 

"Manajemen kantor adalah seni membimbing personel kantor dalam menggunakan sarana yang sesuai dengan lingkungannya demi mencapai tujuan yang ditetapkan."

  • W.H. Evans 

"Administrasi perkantoran merupakan fungsi yang menyangkut manajemen dan pengarahan semua tahap operasi perusahaan mengenai pengolahan bahan keterangan, komunikasi, dan ingatan organisasi."'
Dengan demikian, pada pokoknya manajemen perkantoran merupakan rangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasi (mengatur dan menyusun), mengarahkan (memberikan arah dan petunjuk), mengawasi dan mengendalikan (melakukan kontrol) sampai menyelenggarakan secara tertib sesuai tujuan mengenai sesuatu hal atau kegiatan. Hal atau sasaran yang terkena oleh rangkaian kegiatan itu pada umumnya ialah pekerjaan perkantoran (office work). Yang termasuk pekerjaan perkantoran diantaranya:

mengetik (typing)
menghitung (calculating)
memeriksa (checking)
menyimpan warkat/arsip (filing)
menelepon (telephoning)
menggandakan (duplicating)
mengirim surat (mailing)
mengadakan
mencatat
menyortir


Aspek-aspek manajemen perkantoran


Dalam manajemen perkantoran terdapat berbagai fungsi yang meliputi rangkaian aktivitas antara lain:

Manajemen dan pengarahan
Tata laksana/penyelenggaraan
Pelaksana secara efisien
Manajemen
Pengawasan
Pengendalian dan pengawasan
Pengarahan dan pengawasan
Pengarahan
Perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian
Faktor-faktor menurut Edwin Robinson menyebutkan :

pegawai
Material perlengkapan
Persayaratan
Metode
Sedangkan fungsi-fungsi yang terkait lainnya menurut H.Mac Donald (office management) bertalian dengan 6 hal yaitu :

Kepegawaian perkantoran (office personel)
Metode perkantoran (office methods)
Perlengkapan perkantoran (office equipment)
Faktor-faktor fisik dalam kantor (Physical factor)love
Biaya perkantoran (office costs)
Haluan atau kebijakan perkantoran (office policies)
Perincian selengkapnya mengenai cakupan bidang kerja dalam manajemen perkantoran oleh Charles O Libbey meliputi :

ruang perkantoran (office space)
komunikasi (communications)
kepegawaian kantor (office personnel)
perabotan danperlengkapan kantor (furniture and equipment)
peralatan dan mesin (appliance and machine)
perbekalan dan alat tulis (supplies and stationery)
metode (methods)
tata warkat (records)
kontrol pejabat pimpinan (executive controls)

Tujuan

Tujuan manajemen perkantoran menurut GR Terry dalam bukunya yang berjudul Office Management and Control, yaitu

Memberikan semua keterangan yang lengkap dan diperlukan siapa saja, kapan dan di mana hal itu diperlukan untuk pelaksanaan perusahaan secara efisien
Memberikan catatan dan laporan yang cukup dengan biaya serendah-rendahnya.
Membantu perusahaan memelihara persaingan.
Memberikan pekerjaan ketatausahaan yang cermat
Membuat catatan dengan biaya minimal
Kegiatan[sunting | sunting sumber]
Kegiatan manajemen administrasi antara lain :

Pengadministrasian seluruh kegiatan
Menginventarisasi peralatan kantor
Penyediaan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan manajemen.
Melakukan pengarsipan data sehingga mudah untuk diakses oleh yang membutuhkan.
Melakukan pengadaan file .

Kamis, 22 Oktober 2015

pantun sahabat

Siang siang makan buah markisa
Dimakan bersama kawan kawanmu
Kau memang jauh dari sempurna
Tapi aku bangga jadi sahabatmu

Pagi hari baca surat kabar
Siang hari baca kiriman surat
Aku memang punya mantan pacar
Tapi aku tak punya mantan sahabat

Di atas langit ada awan
Elok sekali ketika aku lihat
Diantara banyaknya teman
Engkaulah yang paling dekat

Malam hari muncul rembulan
Terlihat melintas ke arah barat
Kau mungkin punya banyak teman
Tapi tak tentu punya banyak sahabat

Tangan kanan tangan kiri
Keduanya memegang kartu
Bintang hanya bersinar malam hari
Sahabat bersinar setiap waktu

Jumat, 18 September 2015

Katakan pesan merpati 
Sampaikah jalanmu di sana nanti 
Ucapku menunggu mati 
Dalam kelam tersipu sepi 

Dapatkah langkah 
Merasakan anugrah 
Pencipta gundah 
Dan penglihatan terindah 
Dalam setiap jiwa yang terbelah 

Pelangiku di sana… 
Lebih indah, dari aurora 
Yang singgah dalam jiwa 
Yang buat hidupku bermakna 
Yang bagiku nyawa 
Terpilih selamanya 
Ucapku dengan setia 

Tapi, 
Retak sudah hati 
Tak layak dipandang 
Pantas terbuang 
Berakhir usang 
Di mata kekasih hati 
Apakah nanti? 


Sore ini..dikeremangan senja… 
Aku masih setia pada rinduku… 
Menunggumu…memuaskan dahagaku.. 
Aku perempuan dengan rindu yg terabaikan.. 
Bukan karena tak ada yg merindukanku… 

Tapi aku hanya mau rindumu..bukan rindunya.. 
Bongkahan rinduku..tak tercairkan terik mentari… 
Hanya hadirmu yang mampu mencairkannya.. 
Terima kasih untuk senyummu dikejauhan sana… 
Tapi kali ini aku ingin dirimu hadir dan merengkuhku dalam pelukmu.. 
Meski hanya sesaat…aku ingin… 


Aku bisa sedih dan sedih.. 
Jika kau selalu perlakukan aku seperti ini.. 
Kini aku diam bukan arti aku tak bicara tapi aku tak mampu bersuara.. 
Karena cinta dari mu ku ibaratkan seperti air yang selalu mengalir dan seperti itu lah aku mencintaimu.. 

Dari hati tak selalu pamrih dari jiwa yang tak selalu suci ingin sekali aku menyayangi mu namun, 
cinta ini siksa jika ku tak ada kamu,.. 
walaupun kini aku tak senada dengan janjiku ku ingin cinta ini dapat kau sambut karena, 
jauh di lubuk hatiku.. kau masih kekasih ku,, 



Rindu yang kini datang menghampiriku. 
Tak akan pergi begitu saja tanpa pertemuan denganmu. 
Ku terhanyut dalam buaian rindu 
yang masuk kedalam sukmaku. 

Kini hanya bayangmu yang merajalela dalam kaLbu. 
Tak kuasaku menahan asaku. 
Ingin bertemu dan berpeluk mesra denganmu. 
Hatiku kini terbuai oleh samudra cinta 
yang kau berikan untukku. 
Kini kaulah hantu yang selalu membayang-bayangi setiap langkahku. 



Seakan awan pun mengerti tentang derita ku .. 
perihku,sakitku, karna kehilangan cinta 
awan terbendung dan menghasilkan tetesan air yang melambangkan air mataku yang terus mengalir dari mata,pipi hingga jatuh ke tanah .. 
lama sudah aku larut dalam kesedihan ini .. 
” apakah semua ini ada akhirnya??” tanyaku pada sang mentari .. 
mentari hanya tersenyum merekah dan menampakkan sinarnya pada dunia memberiku isyarat .. 

Dan aku mulai bangkit dari keterpurukanku .. 
tak lama mentari tersenyum .. 
sesosok orang yang aku butuhkan selama ini datang .. 
betapa girangnya aku … 
akhirnya dia kembali untukku .. 
terimah kasih tuhan .. 
akhirnya aku temukan dia .. 
yang selama ini aku harapkan .. 
dan ku cintai ..
Manfaat Ampuh Buah dan Daun Sirsak Untuk Kesehatan


Tanaman sirsak atau annona muricata adalah jenis tanaman yang berasa dari daerah Amerika Tengah lebih spesifiknya di Karibia. Dari banyak hasil penelitian, buah dan daun sirsak memilik banyak manfaat untuk kesehatan. Buah sirsak banyak mengandung fruktosa, vitamin B1,B2, dan vitamin C. Daun sirsak banyak dimanfaatkan untuk pengobatan herbal mengingat banyak sekali kandungan di dalamnya seperti muricapentocin, gigantetronin, linoleic acid, anomurine, caclourine, gentisic acid, annomuricin, anonol, annocatalin, annonacin, acetogenins, annocatacin dan annohexocin yang sangat bermanfaat bagi pengobatan.

Berikut ini adalah manfaat dan khasiat dari buah dan daun sirsak:

1. Sirsak Untuk Penyakit Kanker:
Bahan: 10 lembar daun sirsak yang sudah tua direbus ke dalam 3 gelas air sampai mendidih sehingga tinggal 1 gelas tersisa. Saring air hasil rebusan tersebut kemudian minum 2 kali dalam 1 hari. Dengan minum secara teratur maka akan bermanfaat untuk membunuh sel-sel yang tidak normal dan membiarkan sel yang normal tumbuh dengan baik.

2. Sirsak Untuk Sakit Pinggang: Rebus 20 lembar daun sirsak yang sudah tua ke dalam 5 gelas air bersih sampai mendidih hingga tersisa kira-kira 3 gelas. Saring hasil rebusannya dan minum satu kali sehari.

3. Buah Sirsak Untuk Bayi Mencret: Peras buah sirsak yang telah masak, kemudian disaring. Dosis untuk bayi adalah 3 sendok makan setiap hari.

4. Untuk Ambeien: Peras buah sirsak yang telah masak, kemudian disaring. Dosis minum 1 gelas perasan sirsak sebanyak 2 kali sehari.

5. Mengatasi Bisul: Tempelkan 6-10 daun sirsak yang masih muda ke tempat bisul sampai bisulnya kering.

6. Mengatasi Anyang-anyangen: Rebus buah sirsak setengah masak dengan gula pasir secukupnya ke dalam 2 gelas air. Setelah mendidih kemudian saring dan didinginkan kemudian diminum

7. Sakit Pada Kandung Air Seni: Campur buah sirsak setengah masak dengan garam dapur dan gula pasir secukupnya. Dimasak seperti membuat kolak kemudian dimakan dengan dosis 1 kali sehari.

8. Buah Sirsak Untuk Penyakit Liver: Minum jus sirsak selama seminggu penuh tanpa memakan makanan yang lain.

9. Daun Sirsak untuk Eksim dan Rematik: Tumbuk beberapa helai daun sirsak sampai halus dan tempelkan di bagian yang sakit hingga tidak terasa sakit lagi.

Kamis, 17 September 2015

                        "Antara Sahabat dan Cinta"


Sahabat dan Cinta, dua hal yang kadang membingungkan dan terkadang menyenangkan. Sahabat dan Cinta tak bisa terlepas dari kehidupan kita. Sahabat adalah segalanya sedangkan Cinta adalah anugrah. Sahabat dan Cinta dapat memberi warna dan kebahagiaan dalam kehidupan kita, namun bagaimana jadinya jika kita harus memilih di antara sahabat atau cinta yang membuat kita susah dan bingung?, tentu sulit untuk menentukan. Namun kita harus bisa menentukan salah satunya. Itulah yang kini di rasakan oleh Cinta Rahma Putri.

Cinta begitu ia biasa di sapa, merupakan orang yang sulit untuk jatuh cinta. Hari-harinya selalu ia habiskan bersama sahabatnya Ita dan Aira. Cinta, Ita, dan Aira sudah bersahabat sejak mereka masih kecil hingga sekarang. Beda dengan Cinta, Ita dan Aira sangat mudah untuk jatuh cinta, terutama Aira. Ia paling sering gonta-ganti pacar, hingga ia mendapat julukan Playgirl. Sebenarnya banyak lelaki yang ingin menjadi kekasih Cinta, namun selalu saja ditolak olehnya, berbagai alasan dilontarkan dari bibir manisnya mengapa ia tak ingin memiliki seorang kekasih.

***
Pagi ini seperti biasa Cinta dan ke dua sahabatnya Ita dan Aira pergi ke sekolah. Mereka bersekolah disalah satu SMA ternama di Bandung. Jarak sekolah mereka tidak terlalu jauh dari rumahnya, maka tidak heran kalau mereka selalu jalan kaki jika berangkat maupun pulang sekolah. Tak butuh waktu lama Cinta, Ita dan Aira sampai di sekolah mereka.

Dengan santai Cinta, Ita, dan Aira berjalan melewati satu-persatu koridor sekolahnya. Semua mata tertuju pada mereka bertiga. Memang Cinta, Ita dan Aira merupakan idola sekolah. Penampilan yang modis dan prestasi yang memumpuni membuat mereka dikenal oleh semua siswa, terutama siswa laki-laki.

Sesampai di kelas, mereka langsung duduk dan menaruh tas mereka. Ita dan Aira duduk bersama sedangkan Cinta hanya sendiri.

"Cin, Aira kalian sudah ngerjain tugasnya Pak Roby belum?" tanya Ita seraya menaruh tasnya.

"Gue sih tenang semuanya sudah gue kerjain." jawab Aira bangga.

"Hah ada tugas ya?, emang kapan Pak Roby ngasih tugas? yang mana tugasnya?, kok gue gak di kasih tau?" bertubi-tubi pertanyaan dilontarkan Cinta kepada Ita dan Aira.

"Kalo nanya satu-satu neng jangan main nyrobot!" ujar Ita kesal.

"Ya, habis kalian gak ada ngasih tau, terus gue gimana nih? gue kan belum buat tugasnya bentar lagikan bel. Ahhh Ita, Aira gue harus gimana?" ujar Cinta bingung.

"Santai aja kali, nih salin tugas gue aja!" ujar Aira sembari memberikan buku tugasnya kepada Cinta.

"Makasih ya Ra, lo emang sahabat gue paling cantik dan paling baik deh."ujarnya memuji Aira.

"Gue nggak nih?" ujar Ita sambil melipat kedua tangannya di dada.

"Hehe, lo juga kok, pokoknya kalian berdua emang sahabat terbaik gue deh." Cinta pun memeluk ke dua sahabatnya.

"Ya udah kalo gitu gak usah banyak omong, cepet selesaiin tugasnya ntar keburu gurunya datang!" ujar Ita seraya melepas pelukannya.

"Iya iya nih sekarang gue lagi nyalin." kata cinta.


***
Cinta mengerjakan tugas dengan tergesa-gesa, ditambah bel yang telah berbunyi membuatnya semakin mempercepat gerakan tangannnya untuk menulis. Tak perduli akan kedatangan wali kelasnya yang membawa murid baru.

"Pagi anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru. Reza silahkan perkenalkan diri kamu!" sapa guru tersebut sambil memperkenalkan Reza.

"Pagi semua, perkenalkan nama saya Reza Prasetya, kalian bisa memanggil saya Reza. Saya pindahan dari jakarta, sekian perkenalan dari saya, saya harap bisa berteman baik dengan kalian semua." ujarnya memperkenalkan diri.

Seketika keadaan kelas menjadi riuh setelah Reza memperkenalkan dirinya.

"Duh, ngapain juga sih triak-triak ganggu konsentrasi gue aja." gumam Cinta yang masih fokus menyalin tugasnya.

"Baik Reza silahkan kamu duduk di sebelah Cinta!" perintah guru tersebut, lalu keluar dari kelas.

Reza berjalan menuju tempat duduk Cinta. Cinta masih tak mengetahui keberadaan Reza yang sedari tadi duduk di sebelahnya. Ia masih saja fokus dengan kerjaannya. Karena merasa bosan Reza pun mencoba mengenalkan dirinya pada Cinta.

"Hay, lo Cintakan? kenalin gue Reza." ujarnya sambil mengulurkan tangannya, namun tak ada jawaban dari Cinta.

Ita dan Aira yang memperhatikan Cinta tak perduli akan keberadaan Reza mengambil buku yang sedang ia tulis, sontak hal itu membuat Cinta marah pada ke dua sahabatnya itu.

"Ih Ita, Aira lo berdua ya gu,,," ujarnya terpotong karena melihat seseorang telah duduk di sampingnya.

"Heh sejak kapan lo duduk disini? Siapa juga yang ngijinin lo duduk disini?" pekiknya.

Belum sempat Reza menjawab, sudah didahului oleh Ita dan Aira.
"Hello, Cinta ku sayang dia mah udah dari tadi duduk sama lo, lo nya aja yang gak tau." ujar Aira dengan manjanya.

"Iya kali Cin, lo nya aja yang gak nyadar, dari tadi dia sudah ngajakin lo kenalan tapi lo nya malah nyuekin dia." sambung Ita.

"Oh gitu ya, sory deh gue gak tau."ujar Cinta ketus.

"Gak apa kok, oh ya gue Reza." Reza kembali mengulurkan tangannya.

"Cinta,,,!" balasnya ketus.

***
Selama pelajaran Cinta tak memperdulikan keberadaan Reza, kedua sahabatnya yang melihat pun hanya bisa mengangkat bahunya pertanda tak mengerti. Lama berkutat dengan pelajaran yang membuat bosan bel pun berbunyi. Semua siswa berhamburan ke kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah kelaparan. Tak terkecuali dengan Cinta dan kedua sahabatnya, mereka segera pergi menuju kantin setelah bel berbunyi.

"Cinta lo kenapa sih diemin Reza mulu?, kasian tau orangnya!" tegur Ita saat mereka berada di kantin.

"Males aja gue duduk sama orang yang ngebosenin." ujarnya tak bersemangat.

"Ngebosenin dari mananya? yang ada Reza mah asik, keren, dan tentunya ganteng. Yaaa kalo lo gak mau duduk sama dia biar gue aja yang duduk bareng dia, biar bisa gue jadiin gebetan gitu." ujar Aira yang berbinar-binar.

"Yeee lo mah gak bisa liat cowok ganteng dikit langsung kecantol, pacar-pacar lo mau lo apain? Anak orang lo mainin!" Ita yang jengkel akan sikap Aira pun menoyor kepala sahabatnya.

"Bisa gak kalo ngebahas soal cowok gak di depan gue males tau, buat lo ya Ra, kalo lo mau duduk sama dia silahkan aja, biar gue duduk sama Ita." usul Cinta.

"Gue mah mau-mau aja, kapan nih pindahnya?" tanya Ita sambil menyantap makanannya.

"Habis bel ini kita pindah." ujar Cinta dan Aira kompak.

"Aiiissshhh kompakan lo berdua, ya sudah ntar kita pindah." Ita pun pergi meninggalkan kantin.

"Woiii makanan lo udah di bayar?" ujar Aira sedikit berteriak karena Ita sudah menjauh.

"Lo aja yang bayarin! gue belum bayar." Ita hanya cengengesan dan segera lari meninggalkan kedua sahabatnya.

"Tu anak kebiasaan banget sih." gerutu Aira kesal.

"Gue juga ya, bayarin makanan gue!" ujar Cinta yang pergi menyusul Ita.

"Ita, Cinta lo berdua ya, bokek deh gue hari ini." Aira pun membayar kedua makanan sahabatnya.

***
Aira kembali ke kelasnya dengan kesal. Ketika ia memasuki kelas, terlihat Reza yang juga memasuki kelas. Reza melempar senyuman pada Aira, sontak wajah Aira menjadi merah karena malu. Cinta dan Ita yang melihatnya langsung menyoraki Aira, sedangkan Aira hanya tersipu malu dan kembali berjalan menuju tempat duduknya. Seperti perjanjian di kantin, Aira dan Cinta bertukar tempat duduk, namun ketika Cinta hendak mengambil tasnya terasa ada yang menahan tangannya.

"Mau kemana, bolos?" tanya Reza yang masih memegang tangan Cinta.

"Bukan urusan lo, yuk Ra." ujarnya ketus seraya menepis tangan Reza.

Reza masih tak mengerti dengan sikap Cinta yang dikiranya akan bolos. Namun ia bingung melihat Cinta berjalan menuju bangku Aira.

"Ngapain lo duduk di situ, terus gue sama siapa?" cetus Reza

"Kan ada Aira." Cinta pun berjalan menuju tempat duduk Aira.

Reza hanya bisa pasrah melihat Aira yang duduk di sampingnya. Sejujurnya ia sangat tak menginginkan jika harus duduk dengan Aira, namun karena Cinta yang minta ya sudah.

Waktu yang ditunggu-tunggu datang, bel pulang berbunyi. Ada sedikit kelegaan yang dirasakan Reza, karena bisa terbebas dari Aira. Reza segera menuju parkiran dan mengambil motornya, lalu melajukannya dengan santai. Di depan gerbang terlihat Cinta dan sahabat-sahabatnya sedang berjalan sambil bercanda. Reza segera menghentikan motornya dan menawarkan kepada Cinta untuk pulang bersama. Terlihat wajah Aira yang cemburu, namun dengan segera Cinta menolak tawaran Reza karena tak enak dengan Aira.

"Kenapa lo tolak?" ketus Aira.

"Udah bagus gue tolak jadi lo gak usah cemburu, lo kira gue suka gitu jalan sama anak baru?" Cinta melanjutkan jalannya disusul ke dua sahabatnya.

"Hehehe bagus deh. Gue kira lo suka sama dia."

"Mana mungkin gue suka sama gebetan sahabat gue."

"Apalagi gue." Ita yang sedari tadi diam pun angkat bicara.

"Nah gitu dong, SAHABAT?" Aira mengacungkan kelingkingnya, lalu disambut kelingking Cinta dan Ita.

*****
Sudah 2 bulan Reza bersekolah dengan Cinta dan sahabat-sahabatnya, selama itu pula Cinta, Ita, dan Aira mulai dekat dengan Reza. Bisa dibilang Cinta mulai menyukai Reza, namun semua ia pendam karena tau bahwa Aira sudah menyukai Reza sejak dulu. Ditambah Ita yang juga mulai menyukai Reza semenjak mereka pernah satu kelompok belajar. Semua membuat Cinta bingung apakah dia harus bercerita atau memendamnya, dan Cinta pun memutuskan untuk memendam rasanya, karena tak ingin persahabatan mereka hancur.

"Cin, menurut lo Reza suka gak sama gue?" tanya Ita saat mereka berada di taman sekolah, kebetulan Aira tak ada di sana dan ia masih ada di kantin.

DEG!!!! Cinta kaget akan pertanyaan Ita, namun sebisa mungkin ia menjawabnya dengan tenang.
"Gue sih gak tau, tanya aja dari pada lo penasaran! Oh ya Aira udah tau kalau lo juga suka sama Reza?"Cinta sedikit menurunkan volume suaranya.

"Ja,, jadi lo juga suka sama Reza?" tanya Aira yang tiba-tiba datang.

"Aira!" pekik Cinta dan Ita.

"See,, se,,, sejak kapan lll,,, lo di situ?" tanya Ita terbata-bata.

"Lo gak perlu tau sejak kapan gue ada disini, gue sudah tau dan denger semua, ngaku aja deh lo, kalo lo suka sama Reza kan Ta? Waktu itu lo bilang gak akan suka sama gebetan sahabat lo, tapi sekarang apa? Lo malah nusuk gue dari belakang! Dan lo Cinta, kenapa lo gak cerita kalo Ita juga suka sama Reza hah? Sahabat macam apa kalian?" bentak Aira disertai air mata yang terus mengalir dari kelopak matanya.

"Ra, ijinin gue buat jelasin semua, jangan salah paham dulu!" Cinta berusaha menenangkan Aira, sedangkan Ita hanya bisa menunduk tak berani menatap ke dua sahabatnya.

"Salah paham apa lagi hah? Jelas-jelas lo berdua udah nusuk gue dari belakang, gue gak nyangka sama lo berdua, sahabat yang gue percaya ternyata nusuk gue dari belakang!" ujar Aira seraya berjalan meninggalkan Ita dan Cinta.

"Maafin gue, karena gue semua jadi kayak gini." ujar Ita lirih sambil berlalu meninggalkan Cinta.

*****
Kejadian di taman minggu lalu membuat persahabatan Cinta, Aira, dan Ita mulai retak, tak ada candaan, tak ada tawa mereka seperti dulu. Jangankan untuk bercanda, menyapa saja mereka sudah jarang. Cinta sangat merasa bersalah atas kejadian itu. Di satu sisi ia menginginkan persahabatannya seperti dulu, namun di sisi lain ia juga tak bisa memungkiri perasaannya. Kali ini ia mengajak ke dua sahabatnya ke taman sekolah. Di mana tempat itu yang menjadi saksi retaknya persahabatan mereka. Meskipun awalnya Ita dan Aira menolak, namun karena terus dipaksa mereka pun mengikuti langkah Cinta. HENING! itulah yang terjadi ketika mereka sampai di taman itu.

"Sebenernya lo mau ngomong apa sih? To the point aja!" ujar Aira memecah keheningan.

"Mmmmm, gue mau jelasin sesuatu." ujar Cinta sambil menatap kedua sahabatnya.

"Sejujurnya gue juga suka sama Reza, tapi gue tau kalo kalian berdua juga suka sama dia. Makanya gue diem dan gak mau persahabatan kita hancur hanya gara-gara cowok, apalagi semenjak kejadian minggu lalu. Gue sadar kalo apa yang gue lakuin ini salah tapi gue juga gak mau kalo kita diem-dieman terus. Dan gue udah bertekad buat lupain Reza, sekarang terserah kalian mau nganggap gue kayak apa, yang pentig gue udah jelasin semuanya." jelas Cinta, sedangkan Ita dan Aira masih menganga tak percaya dengan ucapan Cinta.

***
Keheningan kembali terjadi setelah Cinta menjelaskan semuanya. Tak ada yang protes, tak ada yang angkat bicara hingga keadaan semakin hening. Namun tak lama ada seseorang yang mengagetkan mereka. REZA, ya dialah orangnya.

"Mau ngapain lo?" ketus Aira dan Ita.

"Gue mau ngomong penting sama Cinta. Cin kita bisa ngomong bentarkan?" Reza menarik tangan Cinta, namun Cinta masih berdiri mematung.

"Ngomong disini aja! Kalo nggak, gue gak bakal mau." ujar Cinta dingin.

Reza menghembuskan nafasnya lalu kembali menatap Cinta.
"Sejujurnya gue suka sama lo, awalnya gue ragu kalo lo bakal suka sama gue, tapi setelah denger ucapan lo tadi gu,,," ujar Reza terpotong.

"Jangan bilang kalo dari tadi lo nguping pembicaraan gue sama sahabat gue?" ujar Cinta berusaha menebak.

"Sebenernya dari tadi gue sudah ada disini dan gue juga denger semua pembicaraan lo. Jadi itu membuat gue yakin kalo lo juga suka sama gue, gue harap lo mau jadi pacar gue!" ujar Reza serius sambil menatap lekat mata Cinta.

Aira dan Ita hanya terperangah mendengar penuturan Reza, mereka melirik ke arah Cinta dan menantikan jawaban dari Cinta.
"Awalnya gue emang benci sama lo, dan lama-lama gue suka sama lo. Tapi sory gue gak bisa nerima lo, gue gak mau kalo persahabatan gue jadi tambah berantakan hanya gara-gara gue menjalin hubungan sama lo. Gue harap lo bisa nerima keputusan gue!" ujar Cinta tegas dan membuat kedua sahabatnya menganga tak percaya.

"Ok, kalo itu yang terbaik buat lo" Reza berlalu dari hadapan Cinta dan sahabatnya dengan perasaan kecewa.

"Kenapa lo tolak?" tanya Ita tak percaya.

"Daripada ntar gue dicap penghianat dan gak sahabatan lagi cuma gara-gara cowok mending gue tolak, toh masih banyak cowok diluar sana." jawab Cinta santai.

"Lo gak nyesel gitu? Dia kan cinta pertama lo, tapi,,," ujar Aira menggantung.

"Gak ada kata nyesel buat gue kalo semuanya demi sahabat-sahabat gue, kalo cowok masih bisa dicari, tapi kalo sahabat? Kan belum tentu kita dapetin dengan mudah" ujar Cinta bijak.

"Kalo lo bisa nglupain dan ngerelain cinta pertama lo demi sahabat-sahabat lo ini, kenapa gue nggak? Gue bakal lupain Reza dan nyari yang lain." timpal Aira.

"Gue juga." sambung Ita.

"Yeee, elo mah ikut-ikutan aja, jadi gimana?" Aira mengangkat kelingkingnya, Cinta dan Ita berpandangan, detik kemudian mereka ikut menautkan kelingkingnya.

"SAHABAT......... SELAMANYA....!!!" ujar mereka bertiga di tengah taman.